Vaksinasi adalah salah satu tindakan perlindungan untuk melindungi diri dari infeksi Covid-19. Meskipun vaksin sudah dilakukan, masker meru...

Apakah Masker Masih Dibutuhkan Setelah Vaksin?

Apakah Masker Masih Dibutuhkan Setelah Vaksin?


Vaksinasi adalah salah satu tindakan perlindungan untuk melindungi diri dari infeksi Covid-19. Meskipun vaksin sudah dilakukan, masker merupakan salah satu protokol kesehatan yang wajib untuk dipakai.

 

Vaksinasi tidak dapat sepenuhnya ampuh dalam mengatasi penyebaran virus Corona. Banyak masyarakat mengira vaksinasi lengkap artinya sudah benar-benar terhindar dari virus corona. Terlebih lagi masyarakat Indonesia melihat banyak negara di Eropa dan Amerika Serikat telah menarik aturan yang mewajibkan penggunaan masker di tempat umum.

 

Tingkat Keefektifan Vaksin di Indonesia

  • Sinovac : Berdasarkan pernyataan BPOM, efektivitas atau tingkat kemanjuran vaksin Corona ini terhadap virus Corona mencapai 65,3 persen.
  • AstraZaneca : Berdasarkan keterangan BPOM, efikasi vaksin AstraZeneca dengan dua dosis standar mencapai efektivitas sebesar 62,1 persen
  • Sinopharm : Berdasarkan keterangan BPOM, vaksin Sinopharm memiliki efikasi sebesar 78 persen.
  • Moderna : Vaksin Moderna ini diketahui memiliki efikasi mencapai 94,1 persen untuk usia 18-65 tahun. Sedangkan pada usia di atas 65 tahun mencapai 86,4 persen.
  • Pfizer : BPOM kembali memberikan EUA pada vaksin Corona yaitu Pfizer. Dalam pernyataannya, BPOM mengungkapkan efikasi vaksin buatan Amerika Serikat ini mencapai 95,5 hingga 100 persen.

 

Faktarnya, kita masih harus tetap memakai masker untuk menjaga diri dan orang sekitar Pemerintah Indonesia juga masih mengharuskan penggunaan masker untuk orang dengan mobilitas yang tinggi.


supplier apd murah

Tiga Alasan Masker Wajib Digunakan  Meski Sudah di Vaksin.

 

  1. Perlindungan optimal vaksin baru terbangun dua minggu setelah vaksinasi dosis kedua.
  2. Vaksin memang efektif menekan risiko gejala berat namun tidak menjamin dapat menhindarkan diri 100 persen dari kematian akibat Corona.
  3. Orang yang sudah divaksin masih dapat menjadi pembawa virus dan menulari orang lain tanpa disadari. Oleh sebab itu, penggunaan masker bisa membantu kita mengurangi risiko penyebaran virus di sekeliling kita.

 

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) juga menyarankan semua orang untuk tetap menggunakan masker. Bukan hanya itu saja, WHO juga meminta orang untuk menjaga jarak, sosial dan sejumlah protokol kesehatan lain terkait pencegahan virus corona.

 

"Orang tidak bisa merasa aman hanya karena mereka disuntik dua dosis (vaksin). Mereka masih perlu melindungi diri mereka sendiri," kata Asisten Direktur Jenderal WHO untuk Akses ke Obat-Obatan dan produk kesehatan, Dr. Mariangela Simao dikutip CNBC Internasional, Sabtu (26/6/2021).

 

Penggunaan masker dan taat protokol masih harus diterapkan. Kita tidak tahu kedepannya apakah vaksin yang sudah kita pakai efektif atau tidak dengan mutasi varian virus corona terbaru. Oleh karena itu, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak adalah salah satu cara untuk pencegahan dan penularan virus corona di sekitar kita.

0 Comments: